Jakarta (2/5/2024) – Dekayu terpilih untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan Business Matching Industri Kecil Menengah (IKM) sektor pangan dan furnitur, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) di Jakarta. Acara yang berlangsung selama satu hari penuh ini mempertemukan 47 IKM sektor pangan dan 18 IKM industri furnitur dengan calon pembeli (buyer). Dan kehadiran Dekayu dalam Business Matching IKM ini menjadi langkah besar untuk mengenalkan produk kayu lokal unggulan Dekayu kepada lebih banyak masyarakat Indonesia.
Mengenal Business Matching Industri Kecil Menengah
Business Matching Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan program inovatif yang menjadi jembatan bagi para pelaku bisnis untuk menemukan mitra ideal. Dalam acara ini, Industri Kecil dan Menengah (IKM) bertemu dengan calon mitra mereka, membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan. Acara ini bertujuan untuk mendorong daya jual produk IKM dalam negeri serta mendistribusikan ribuan calon pembeli agar dapat menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dunia usaha yang selalu mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan penggunaan produk dalam negeri melalui pengembangan kompetensi IKM.
Partisipasi Dekayu dalam Business Matching IKM
Business Matching IKM membuka peluang bagi Dekayu untuk memperluas jaringan dengan calon pembeli korporat. Termasuk perusahaan di sektor layanan makanan dan minuman (Food and Beverage Service/FnB) dan dekorasi rumah (Home Decor). Jaringan yang lebih luas akan membantu Dekayu untuk memasarkan produk mereka ke lebih banyak orang. Upaya ini berpotensi meningkatkan penjualan dan memperkuat merek Dekayu di pasar Indonesia. Business Matching juga dapat membuka peluang bagi Dekayu untuk menemukan titik distribusi baru. Dengan meningkatkan jangkauan dan visibilitas produk mereka, Dekayu berharap dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan seluruh segmen pasar di Indonesia.
Tak hanya itu, Dekayu juga memanfaatkan kesempatan ini untuk membangun koneksi yang erat dengan kementerian terkait. Langkah ini sejalan dengan harapan Kemenperin. Kemenperin ingin kegiatan ini dapat memperluas akses pasar dan meningkatkan kemitraan dengan sektor ekonomi lainnya. Business Matching IKM juga dinilai mampu mendorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang diusung oleh pemerintah. Genas BBI ini selaras dengan program Dekayu sebagai pelopor hampers lokal dari alat makan kayu dengan gerakan bangga #PakaiLokalHampers.
Dekayu berkomitmen untuk membanjiri pasar Indonesia dengan produk kayu fungsional. Partisipasi dalam Business Matching IKM merupakan bukti nyata. Dekayu berharap langkah ini dapat menginspirasi pelaku industri lain untuk bergabung dalam gerakan nasional ini. Hal ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem dengan produk lokal yang berkelanjutan. Selain itu, Dekayu ingin menciptakan produk yang kompetitif di pasar global.