fbpx

Return to Bethlehem: Menyebarkan Kasih di Momen Natal 2025

Return to Bethlehem: A Heartful Christmas

Dari Pugeran hingga Kotabaru, Kasih Menjadi Pengalaman Bersama

Dalam rangkaian Natal 2025, Return to Bethlehem: A Heartful Christmas mengajak jemaat menyebarkan kasih Natal dan kembali pada makna Natal yang sesungguhnya. Momen ini berlangsung di dua gereja, yaitu Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran pada 21 Desember 2025 dan Gereja Kotabaru pada 25 Desember 2025.

Di kedua tempat tersebut, jemaat dari berbagai latar belakang, usia, dan cerita anak-anak, remaja, orang tua, hingga keluarga berkumpul dalam suasana yang hangat. Natal tidak hanya mereka rayakan, tetapi mereka rasakan sebagai kebersamaan yang menyatukan.

Return to Bethlehem sebagai Ruang Hangat untuk Kembali

Di Gereja Pugeran, jemaat mengikuti perayaan Christmas Celebration (21/12) sebagai bagian dari rangkaian Natal yang berlangsung hingga awal Januari 2026. Dalam suasana tersebut, jemaat terlibat secara aktif dan merayakan Natal sebagai pengalaman bersama, bukan sekadar seremoni tahunan.

Sementara itu, di Gereja Kotabaru, jemaat menghadirkan semangat yang sama dalam perayaan Natal pada 24-25 Desember. Gereja kembali berperan sebagai ruang pulang tempat setiap orang merasa diterima, dilihat, dan dihargai.

Melalui Return to Bethlehem, Natal dimaknai sebagai perjalanan kembali pada kasih, kebersamaan, dan kehadiran yang tulus.

Menyebarkan Kasih Lewat Doa, Harapan, dan Perhatian

Dalam momen Natal ini, Dekayu bersama para brand partner menyebarkan kasih Natal melalui berbagi hadiah sebagai simbol kebahagiaan dan perhatian. Namun, makna yang hadir tidak berhenti pada pemberian semata.

Kasih juga mengalir melalui doa dan harapan yang jemaat tuliskan dalam bentuk “surat cinta” dari Dekayu. Jemaat kemudian menggantungkan surat-surat tersebut pada dinding dan pohon pengharapan di selasar gereja, sehingga doa, harapan, dan isi hati menemukan ruang untuk tersampaikan.

Melalui momen ini, Return to Bethlehem menghadirkan pengalaman yang lebih personal, di mana setiap jemaat merasakan bahwa doa mereka didengar dan dihargai.

Kebersamaan yang Lahir dari Nilai yang Sama

Kehadiran Dekayu dan para brand partner berangkat dari semangat yang sejalan: menjadikan Natal sebagai ruang hangat untuk kembali. Ruang ini menyambut setiap orang apa adanya, tanpa syarat.

Semangat inilah yang menghidupkan Return to Bethlehem: A Heartful Christmas. Inisiatif ini tidak menekankan siapa yang memberi lebih banyak, melainkan mengajak semua pihak merasakan kasih bersama dalam kesederhanaan dan kebersamaan.

Ketika Harapan Menemukan Wujudnya

Harapan yang tumbuh sejak masa persiapan kini menemukan maknanya. Jemaat menuliskan doa dan harapan bersama, membuka ruang aman untuk berbagi, mempererat relasi, dan menumbuhkan rasa saling memiliki.

Melalui Return to Bethlehem, Dekayu menyaksikan bahwa menyebarkan kasih Natal tidak selalu memerlukan hal besar. Kehadiran, perhatian, dan ruang untuk saling mendengarkan menghadirkan wujud kasih yang berarti di Gereja Pugeran dan Gereja Kotabaru.

Melanjutkan Perjalanan Kasih Sejati

Sebagai penutup, Return to Bethlehem mengingatkan bahwa makna Natal hidup dalam relasi yang terus dirawat bersama. Dari Pugeran hingga Kotabaru, Kasih Sejati menjadi benang merah yang menyatukan setiap momen.

Dekayu percaya, perjalanan menyebarkan kasih tidak berhenti pada satu perayaan Natal. Ia terus berjalan dalam keseharian sebagai ruang untuk kembali, berbagi, dan saling menguatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *